KEAMANAN SUATU NEGERI

Alloh ﷻ berfirman:

 

رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الأصْنَامَ

 

“Ya Robb-ku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala. (QS. Ibrohim: 35)

 

Berdoa hanya kepada Alloh adalah bentuk tauhid. Meminta atau berdoa hanya kepada Alloh adalah bentuk ibadah yang agung. Berdoa kepada Alloh Ta’ala agar diberikan keamaan di suatu negeri adalah tauhid/ibadah yang sangat agung. Keamanan suatu negeri sangat diperlukan setiap kita. Keamanan dalam bertauhid dan keamanan dalam beribadah serta keamanan dalam bermuamalah. Musuh atau lawan dari tauhid adalah beribadah kepada selain Alloh, yang disebut dengan syirik.

 

Dalam doa di atas ada kalimat: “Jauhkanlah aku dan anak cucuku dari menyembah patung.” Artinya juga bahwa jauhkanlah kami dari syirik. Doa tersebut diucapkan bukan oleh manusia biasa dan bukan pula diucapakan oleh pemimpin biasa. Namun, do’a tersebut diucapkan oleh seorang Nabi pilihan atau utusan Alloh Ta’ala yaitu Nabi Ibrohim ‘alaihissalam.

 

Negeri yang aman Sentosa dan Makmur sejahtera adalah negeri yang pemimpin dan rakyatnya selalu berdoa atau meminta keamanan kepada Alloh ﷻ. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang senantiasa berdoa kepada Alloh ﷻ untuk keamanan/ketentraman negeri/bangsanya. Pemimpin yang benar ialah pemimpin yang memiliki tauhid yang kokoh dan selalu beribadah atau senantiasa mematuhi aturan hukum Alloh dan ketetapan hukum Rosululloh ﷺ. Pemimpin yang sholeh adalah pemimpin tidak melakukan syirik. Pemimpin yang baik adalah pemimin yang senantiasa mengajak staf-stafnya dan mengajak warganya untuk selalu belajar ilmu tauhid dan selalu mendirikan sholat serta mematuhi aturan Alloh ﷻ.

#Ya Robb-ku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *